Semua berawal dari 10 tahun yang lalu.. bulan agustus tahun 2001..
Aku niken atau dirumah biasa dipanggil dini, saat itu berusia 16 tahun, kelas 3 SMA.
Sebelumnya aku hanyalah seorang anak rumahan yang benar2 rumahan.. tidak kenal tetangga, tidak pernah bergaul dengan tetangga, tidak tau apa yang sedang terjadi di lingkungan sekitar..
setiap hari kerjaan saya hanyalah sekolah, main sama teman2 sekolah sampai sore, pulang, nonton tv, tidur..
Sampai suatu saat, seorang tetangga datang kerumah. Mengajakku untuk menjadi salah satu panitia 17 Agustusan di RT 1, jalan malabar, tempatku tinggal. Dia ingin membentuk lagi perkumpulan remaja yang sudah bertahun2 vakum. Aku bingung, sampai orang tuaku menyuruhku ikut, agar aku bergaul dengan tetangga, agar aku kenal sama teman2 diRTku. akupun memutuskan untuk ikut.
Aku senang bisa mengenal semua teman2 seumuranku di malabar ini.Mereka adalah teman2ku semasa kecil. baru ketemu lagi setelah bertahun2 lamanya. Mereka sudah besar sekarang, beberapa orangpun sudah dewasa karena sudah kuliah ataupun kerja. Ada juga beberapa orang yang baru kukenal, karena sama sekali belum pernah melihat sebelumnya, atau ada juga anak yang baru pindah ke malabar.
Hampir setiap malam kami berkumpul, rapat panitia, menyusun acara, menyusun hadiah, dll..
Dan akhirnya pun tiba pada tanggal 17 Agustus. Semua panitia berkumpul dari pagi. Memakai baju atasan berwarna putih agar terlihat kompak. akupun mulai sibuk, repot menyiapkan semua bahan untuk perlombaan, mengatur anak-anak kecil yang akan ikut lomba, dan sebagainya.
Jam 12 siang, acara belom juga selesai, anak-anak kecil diperbolehkan pulang dulu untuk istirahat dan makan, sampai acara dimulai lagi jam1 siang.
Disaat seluruh panitia beristirahat inipun kami tetap berkumpul, makan bareng, ngobrol, bercanda, ketawa-ketiwi. Ketika aku sedang mengambil minum, ada seorang teman yang meminta tolong untuk sekalian diambilkan. Namanya Rano. Akupun sekalian mengambilkan segelas minum untuk dia.
Sebenarnya semuanya hanya berawal dari segelas minum yang aku ambilkan itu. Tapi selanjutnya semuanya menjadi cerita yang seru dan menyenangkan.
bersambung..
tes.. tes...
BalasHapusblogwalking :)
Kalo boleh saya komen, mo komen apa yah???
Pastinya siy lu juga uda muak ama segala nasihat. Mungkin segala tamparan juga sudah kebal ya ken :)
Tapi mau ga mau lu harus mau baca pendapat gw (komennya maksa :p). Tapi masalahnya gw ga tau mau komen apa!!!.
Kalo gitu gw berdoa aja deh semoga segala sesuatunya dilancarkan oleh Allah SWT, diberi keringan dalam melangkah, dan dilapang dada ketika harus mengiklaskan.
May God give you...For every storm a rainbow, for every tear a smile, for every care a promise and a blessing in each trial. For every problem life sends, a faithful friend to share, for every sigh a sweet song and an answer for each prayer.
Amin